Communication

Blog ini diperuntukkan bagi para peminat komunikasi, sosial, dan budaya. Dilarang berpolitik sektarian, korupsi juga nggak boleh. Itu dosa lho. Selamat menikmati.

123

Total Tayangan Halaman

45,733

Rabu, 26 Desember 2007

Daulat Publik di Abad Informasi

DAULAT PUBLIK DI ABAD INFORMASISanti Indra Astuti[1](Dimuat di HU Pikiran Rakyat, 27 Desember 2007)Sejak 1927, majalah TIME memilih tokoh-tokoh paling berpengaruh di dunia. Man of the Year, atau Person of the Year. Yang pernah terpilih adalah nama-nama besar seperti Martin Luther King, Jr. (1964), Ayatollah Khomeini (1979) sampai Bono, Bill dan Melinda Gates (2005). Tapi, tahun 2006, dalam edisi yang semestinya menampilkan Person of the Year, TIME tidak memasang foto siapapun. Pada sampulnya, hanya terpajang foto seperangkat komputer putih, dengan...

Sabtu, 01 Desember 2007

CITIZEN JOURNALISM: RAME-RAME JADI WARTAWAN

CITIZEN JOURNALISM: SEBUAH FENOMENASanti Indra Astuti[1]Benar sekali apa yang dikatakan oleh Steve Outing dalam tulisannya “The 11 Layers of Citizen Journalism”, istilah citizen journalism saat ini menjadi one of the hottest buzzword dalam dunia jurnalistik. Rasanya ketinggalan jaman kalau sampai ketinggalan kata-kata ini. Citizen journalism diucapkan oleh siapapun yang mengamati perkembangan media, baik mereka yang berada di lingkaran dalam media seperti para praktisi, kru dan pemilik media, mau pun mereka yang berada di luar media, seperti para...

Rabu, 28 November 2007

Membunuh Rating

Dimuat dalam Kolom Fokus Pikiran Rakyat, Minggu 25 November 2007(Lagi-lagi) Soal ”Rating”Oleh Santi Indra AstutiIntan selamanya tidak akan pernah mati, Rado juga, apalagi Superman. Yang bisa membunuh mereka bukan bibi yang culas, mertua yang galak, atau alien bersenjatakan Kryptonite. Hanya satu yang bisa membunuh mereka semua, serempak dan seketika, rating.Adalah rating yang selama ini menjadi penentu hidup matinya sebuah program di televisi. Rating mengukur banyaknya pemirsa yang menyaksikan sebuah program pada satu waktu. Besaran lain, audience...

Blog (bukan) Penanda Jurnalisme Warga?

Wawancara Kampus PR dengan Santi Indra Astuti“The audience become the authors” (Trevor Barr, Profesor dari Swinburne University of Technology Australia)PERTANYAAN itu tepat kiranya menggambarkan fenomena perilaku masyarakat terhadap informasi saat ini. Masyarakat bukan hanya bertindak sebagai pembaca berita, tapi mereka juga bisa menjadi penulis berita itu sendiri.Fenomena seperti itu kian marak, ketika teknologi informasi, seperti internet, mulai diperkenalkan. Internet mempermudah masyarakat dunia menyalurkan informasi berupa data dalam berbagai...

ANTARA ANDREA DAN FADJROEL:

ANTARA ANDREA DAN FADJROEL:SEBUAH SORE YANG HANGAT DI POJOK GRAMEDIA FAIRRabu, 28 November 2007, menjadi hari yang hectic buat saya. Seperti biasa, hari saya dimulai dengan menjadi ibu sekaligus tukang ojek—mengantar anak-anak ke sekolah. Beres ngojek, saya memacu motor ke kampus—ada serah terima jabatan dan janjian dengan mahasiswa buat bimbingan. Siangnya, saya punya dua undangan: menghadiri talk show Andrea Hirata dan Ibu Muslimah dengan topik ‘Nobility of Teaching’, sorenya, menjumpai Endah Sulwesi, seorang sahabat penggila buku dalam diskusi...

Senin, 26 November 2007

Melembagakan Social Enterpreneurship Di Lingkungan Perguruan Tinggi

(Memenangkan Hadiah Ke-2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Dosen Unisba 2007, 18 November 2007)ABSTRAKKemiskinan merupakan permasalahan kompleks yang perlu diatasi dengan melibatkan peran serta banyak pihak, termasuk kalangan perguruan tinggi. Dari sekian banyak strategi mengentaskan kemiskinan, pendekatan social enterpreneurship yang bertumpu pada semangat kewirausahaan untuk tujuan-tujuan perubahan sosial, kini semakin banyak digunakan karena dianggap mampu memberikan hasil yang optimal. Konsep atau pendekatan ini layak diujicobakan dalam lingkup perguruan...

Defisit Kepemimpinan

Ini sebuah unek-unek, ketika berbagai nama muncul dalam bursa calon presiden Republik Indonesia mau pun pemimpin Jawa Barat. Semestinya menjadi kenyataan menyedihkan, tatkala fakta menunjukkan bahwa nama-nama yang tengah digadang sebagai calon pemimpin sebagian besar tak lebih dari nama-nama daur ulang. Nyaris tidak ada nama baru yang muncul. Selain didominasi politisi lama, kandidat incumbent alias pejabat yang tengah memimpin juga menghiasi daftar yang diklaim sebagai ‘calon pemimpin’. Dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta orang,...